Menurut Kantor Berita Internasional ABNA, Ayatullah Reza
Ramezani menyatakan pada Jumat (3/5) dalam rangkaian kuliah “Manusia Akhlak
dalam Doa Makarimul Akhlak Imam Sajjad as” yang diadakan di Masjid Afkhara kota
Rasht Iran, bahwa pandangan pengikut Ahlulbait as terhadap kitab Sajjadiyyah adalah
bersifat mendidik.
Wakil warga Gilan dalam Majelis Ahli Kepemimpinan ini kemudian mengemukakan bahwa kitab Sajjadiyyah merupakan perangkat pendidikan dengan menyatakan: “Ketika kita mempelajari Islam, kita melihat bahwa Islam ingin mendidik manusia menjadi manusia yang berakhlak mulia.”
Menyatakan bahwa orang yang bermoral berarti mempunyai hubungan yang bermakna dan mendasar dengan semua orang, Ayatullah Ramezani menambahkan: “Moralitas yang ditekankan dalam agama memperhatikan semua bidang kehidupan manusia.”
Ayatullah Ramezani lebih lanjut menekankan bahwa manusia harus mendidik dirinya sendiri dan bersikap toleran dan sopan santun. “Iman membawa keamanan bagi orang yang beriman dan dia akan menjalani kehidupan yang beriman di masyarakat.” Jelasnya.
“Dalam doa Makarim al-Akhlaq kita memohon kepada Allah keimanan yang utuh, karena jika tidak ada keimanan maka hidup menjadi tidak bermakna.” Tambahnya.
Sekretaris Jenderal Lembaga Internasional Ahlulbait as ini juga mengemukakan bahwa manusia yang bermoral mempunyai tujuan hidup dan kehidupan beragama membuat masyarakat aman, dan mencatat bahwa adanya beberapa permasalahan dalam masyarakat menunjukkan bahwa keimanan memiliki pengaruh.
Dengan menyatakan bahwa manusia harus memperhitungkan tindakan dan perilakunya, Ayatullah Ramezani menjelaskan: “Kita tidak boleh meletakkan semua urusan kehidupan di dunia ini dan kita harus melihat sekilas ke arah ini.”

Ulama Iran ini menekankan bahwa kehidupan manusia ada di akhirat dan doa tidak bisa disepelekan pengaruhnya bagi kehidupan manusia kelak di akhirat. Ia berkata: “Doa tidak hanya untuk dibaca saja, tetapi kita harus mendidik diri kita sendiri dengan tujuan yang sama.”
“Kita harus memainkan peran dalam menyelesaikan permasalahan masyarakat, termasuk kemiskinan dan kelaparan, semaksimal mungkin.” Tambahnya. Ia menekankan bahwa ibadah tidak hanya bertujuan meningkatkan derajat spiritual seseorang tapi juga memiliki fungsi sosial, yaitu meningkatkan kepedulian sosial seseorang.
Lebih lanjut Ayatullah Ramezani menjelaskan bahwa Doa Makarim al-Akhlaq adalah sistem pendidikan yang menempatkan seseorang pada kedudukan beramal saleh. “Jika menghayati dan mentafakkuri kandungan dari setiap untaian doa dalam doa Imam Sajjad ini, maka akan mentarbiyah kita untuk mencapai kedudukan manusia yang gemar beramal saleh.” Tambahnya.
Pada bagian akhir penyampaiannya, Ayatullah Ramezani menyatakan bahwa setiap muslim harus mengubah pandangan terhadap kehidupan dan dunia. “Kemiskinan